Diagram Garis: Pengertian, Jenis, Cara Membuat & Contoh

diagram garis

Yuk, belajar tentang diagram garis yang digunakan untuk menampilkan perubahan data. Mulai dari pengertian, jenis, cara membuat hingga contohnya!

Apakah kamu sudah belajar tentang diagram? Diagram digunakan untuk menampilkan data yang berupa angka-angka. Sebenarnya, ada banyak diagram yang bisa kita pelajari dalam matematika, tapi kali ini kita akan fokus belajar tentang diagram garis.

Dengan diagram garis, kamu bisa melihat perubahan data dari waktu ke waktu, seperti perubahan suhu atau jumlah barang yang terjual. Yuk, kita pelajari apa itu diagram garis, jenis-jenis, cara membuat, hingga contohnya!

 

Pengertian Diagram Garis

Diagram garis adalah gambar yang menunjukkan data dalam bentuk titik-titik yang dihubungkan oleh garis. Biasanya, diagram garis digunakan untuk melihat perubahan suatu data dari waktu ke waktu. Pada diagram garis, terdapat dua sumbu, yaitu sumbu horizontal (sumbu X) dan sumbu vertikal (sumbu Y).

Perhatikan contoh diagram garis di atas, sumbu X berisikan waktu yaitu hari dari Senin – Jumat. Sementara sumbu Y berisikan data jumlah es krim yang terjual dengan skala yang sama.

Baca juga: Kenali Macam-Macam Segi Empat, Rumus,  Serta Contoh Soalnya

 

Jenis-Jenis Diagram Garis

Ada dua jenis diagram garis, yaitu diagram garis tunggal dan diagram garis majemuk atau ganda. Ini penjelasannya:

1. Diagram Garis Tunggal

Diagram garis tunggal adalah diagram yang hanya memiliki satu garis untuk menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu. Diagram garis ini digunakan untuk melihat perkembangan satu jenis data saja.

Misalnya, kamu mencatat penjualan es krim setiap hari selama seminggu dalam diagram garis, hanya ada satu garis yang menunjukkan naik turunnya penjualan setiap hari.

 

2. Diagram Garis Ganda

Diagram garis ganda adalah diagram yang memiliki dua garis atau lebih untuk membandingkan beberapa data dalam satu diagram. Biasanya, diagram ini digunakan untuk melihat perbedaan antara dua atau lebih jenis data.

Misalnya, kamu mencatat penjualan es krim coklat dan vanila setiap hari selama seminggu. Kamu bisa menggambarkan data ini dalam dua garis; satu untuk es krim vanila dan satunya untuk es krim coklat. Jadi, terlihat mana yang lebih laris setiap hari.

Baca juga: Macam-Macam Bangun Ruang, Sifat dan Rumusnya

 

Cara Membuat Diagram Garis

Yuk, simak cara membuat diagram garis dengan mudah berikut ini:

1. Pertama, buat dua garis:

  • Satu garis mendatar (sumbu X) untuk menunjukkan waktu atau urutan (misalnya, hari, bulan, tahun).
  • Satu garis tegak lurus (sumbu Y) untuk menunjukkan jumlah atau data yang ingin dicatat. 
  • Pastikan kamu memberi jarak yang sama untuk setiap angka atau waktu pada kedua sumbu, ya.

2. Tuliskan data pada setiap sumbu:

  • Pada sumbu X, tuliskan waktu pengamatan. Misalnya, Senin, Selasa, Rabu.
  • Pada sumbu Y, tuliskan angka yang menunjukkan jumlah atau hasil pengamatan (misalnya, jumlah penjualan es krim per hari). 

3. Temukan titik-titik data sumbu X dan sumbu Y:

  • Cari angka pada sumbu Y yang sesuai dengan data, lalu tarik garis tipis ke samping angka tersebut. 
  • Lalu, cari waktu yang sesuai di sumbu X dan tarik garis tipis ke atas sampai bertemu dengan garis tipis dari sumbu Y. Tandai dengan titik pada pertemuan garis itu.

4. Setelah semua titik ditandai, hubungkan dengan garis lurus dan diagram garis sudah mulai terlihat.

5. Terakhir, jangan lupa menambahkan judul di bagian atas atau bawah diagram agar orang tahu apa isi diagram tersebut.

Agar semakin paham, yuk simak contoh diagram garis berikut ini:

Tabel data penimbangan berat badan seseorang:

Tahun (X) 2003 2004 2005 2006 2007
Berat Badan (Kg) (Y) 68 70 74 74 73

 

Maka, diagram garisnya adalah sebagai berikut: 

Diagram garis penimbangan berat badan seseorang. (Sumber: detik.com)

 

Contoh Soal Diagram Garis

1. Berdasarkan diagram garis di atas, banyak siswa yang mendapat nilai 80 adalah…

  1. 5
  2. 10
  3. 15
  4. 20
  5. 25

Pembahasan:

Tinggi titik pada nilai 80 adalah 15. Jadi, banyak siswa yang mendapatkan nilai 80 adalah 15 orang (C).

 

2. Nilai yang diperoleh oleh 10 orang siswa adalah…

  1. 60
  2. 70
  3. 80
  4. 90
  5. 100

Pembahasan: 

Titik yang menunjukkan 10 siswa jika ditarik ke samping akan bertemu dengan titik nilai 70. Jadi, nilai yang didapatkan oleh 10 orang siswa adalah 70 (B).

Itulah pembahasan tentang diagram garis, mulai dari pengertian, jenis-jenis, cara membuat, hingga contohnya. Semoga kamu semakin memahami materi ini dan lebih mudah mengerjakan soal matematika, ya! Seru, kan belajar matematika? Kalau kamu mau belajar lebih banyak lagi, belajar aja di Alta Global School!

AGS adalah sekolah dengan metode pembelajaran blended-learning untuk jenjang Pre-K hingga Kelas 12, yang dirancang untuk mempersiapkan siswa mendapatkan beasiswa ke universitas terkemuka di Indonesia dan dunia.

 

Sumber:

Hobri, dkk. 2022. Matematika untuk SD/MI Kelas IV. Jakarta. Pusat  Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 

detik.com. 2022. Diagram Garis: Contoh, Cara Membuat dan Membaca serta Manfaatnya [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6426960/diagram-garis-contoh-cara-membuat-dan-membaca-serta-manfaatnya

Revou. Diagram Garis [daring]. Tautan: https://www.revou.co/kosakata/diagram-garis (Diakses 18 Februari 2025)

Want the Best for Your Child?
We are Here to help!

Get free consultation and discover a hybrid international-standard learning experience for your child. Fill out the form now!

Jotform Alta Global School Jotform Alta Global School
Devi Lianovanda